Selama ini terlalu sering kita baca tentang bahaya merokok, kerugian apabila merokok ato merokok dapat menyebabkan bla…bla…bla… . ^_^
Nah sekali-sekali tidak ada salahnya menulis tulisan yang sedikit berbeda tentang merokok seperti misalnya, melihat dari sisi positif tentang manfaat merokok ( lhooo…memang merokok ada sisi positif dan manfaatnya toh ? )
Mari Kita Lihat Apa Sih Manfaat Merokok ?
1. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.
2. Menghindarkan dari perbuatan jahat, karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok.
3. Mengurangi resiko kematian; dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok.
4. Berbuat amal kebaikan; kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam. Baik untuk basa-basi / keakraban;
5. Kalau ketemu orang misalnya di Halte kita bisa tawarkan rokok. Kalau basa-basinya nawarin uang kan boros.
6. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan, pembuat asbak, pabrik kemasan dan perusahaan obat batuk.
7. Bisa untuk alasan untuk tambah gaji karena ada post untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.
8. Bisa menambah suasana pedesaan/nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya, sehingga seolah-olah berkabut.
9. Menghilangkan bau wangi-wangian ruang bagi yang alergi bau parfum dan faktanya bau parfume dengan alkohol lebih berbahaya daripada asap rokok.
10. Kalau mobil mogok karena busi ngadat tidak ada api, maka sudah siap api.( hahaha bakar saja mobilnya )
11. Membantu program KB dan mengurangi penyelewengan karena konon katanya merokok bisa menyebabkan impoten.
12. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tidak mudah; batuk-batuk dan tersedak tapi tetap diteruskan (bagi yg lulus).
13. Sebagai indikator kesehatan; biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok. Jadi yang merokok itu pasti orang sehat.
14. Menambah kenikmatan: sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah merokok !
15. Tanda kalau hari sudah pagi, kita pasti mendengar ayam merokok. (ngaco nih ^_^)
16. Anti maling, suara perokok batuk berat di malam hari mujarab untuk mengusir penjahat.
17. Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yg terikat di kursi… “hahaha penderitaan itu pedih Jendral..!!! “
18. Film cowboy pasti lebih gaya kalo ngerokok sambil naek kuda, soalnya kalo sambil ngupil susah betul.
Sebagai pengganti pelubang kertas saat emergency.
19. Membuat awet muda, karena konon orang yang merokok berat belum sampai tua udah mati duluan kena kanker paru-paru.
20. Fakta lain …sekitar 30% orang meninggal di dunia adalah perokok. 70%-nya bukan perokok..!! Maka merokoklah agar masuk ke golongan yg lebih sedikit itu.
Nah….sudah tau kan manfaat merokok, sekarang terserah anda setelah membaca tulisan ini ?
Sabtu, 02 Juli 2011
Class MIld Music Heros
Class Mild Music Heroes adalah suatu program acara penghargaan untuk para penyanyi atau band diadakan khusus sebagai bentuk apresiasi Class Mild terhadap perkembangan musik Indonesia. Dan dalam ajang ini nantinya akan dipilih 12 musisi yang sesuai dengan konsep ajang atau moto dari Class Mild tersebut, yaitu "Talk Less Do More".
Musisi yang terpilih nantinya akan tampil di 12 tempat di indonesia yang memiliki prestasi dan sudah terpilih untuk mendapatkan "Talk Less Do More Award", seperti di Perpustakaan dan Arsip Propinsi Riau, Jembatan Barelang Pekanbaru, Kompleks Ocarina, Taman Baca dan Poly Amin Batam, Batu Pulau Penyu, Museum Kartun Indonesia dan Jati Luwih Bali, Bali FX, Kereta Wisata Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Terminal 1 A SPBU KM 19 serta Cikampek Rasuna Epicentrum. Selain itu juga akan dibangun 12 Monumen Clas Music Heroes di berbagai sudut kota besar di Indonesia, antara lain di Jakarta (FX Mall), Bandung, Semarang (Pandanaran), Jogja, Surabaya, Malang, Makassar (Pantai Losari), Medan, Batam (Simpang Jam), Jambi, Palembang, Pekanbaru, Padang, Lampung dan Denpasar.
Noe, Patub, Dhedot, dan Arian yang baru saja menginjakkan kaki di kampung halaman, setelah sebelumnya berada di Bandung untuk event promo, mendapat undangan mendadak untuk menghadiri perhelatan Class Mild di kawasan bunderan UGM. "Ayo mangkat, neng ngomah yo ngopo....", ajak Patub semangat. Sampai dilokasi tak lebih dari 15 menit, ternyata teman-teman dari Sheila on 7 sudah terlebih dahulu hadir disana. Puncak acara, Letto dan Sheila on 7 diminta untuk membuka kain biru yang menutupi monumen Class Mild setinggi 4 meter yang dibangun di sebelah barat bunderan UGM.
"Ueddaann..... Uapik tenan je dab!!", kata-kata itu terlontar hampir serempak begitu kain biru penutup monumen terbuka. Takjub demi melihat sebuah monumen dengan bentuk seseorang yang sedang membawa gitar dibawahnya, ada juga prasasti mengkilap menyerupai emas dengan bertuliskan nama beberapa musisi seperti Iwan Fals, Melly Goeslow, Sheila on 7, Project pop, Cokelat, Gigi, Andra and The Backbone, Naif, Slank, Efek Rumah Kaca dan masih banyak lagi, serta tak ketinggalan nama Letto pun nongol disitu. Alhamdullilah, kita sama sekali tidak mengira Letto menjadi salah satu penerima penghargaan ini. "Jangankan dapat, untuk masuk nominasi saja tidak terpikir sedikitpun oleh kita", jelas Noe.
Menurut Patub, ini adalah award paling membanggakan yang pernah diterima Letto, karena "Talk Less Do More" bukan hanya sekedar award yang dipilih berdasarkan popularitas atau sms saja. "Talk Less Do More" adalah sebuah peristiwa kebudayaan. Letto dan teman-teman band atau musisi lain yang terpilih, jelas sangat senang dan bangga dengan pemilihan yang dilakukan oleh Class Mild ini.
Harapan kita, event Talk Less Do More menjadi salah satu penggugah event-event lain yang serupa, membudidayakan budaya, dan salah satunya mampu menjadi "semacam pengendali" bagi para calon legislatif di ajang Pemilu 2009 yang akan datang, yang mayoritas "Do Less Talk More", untuk menjadi malu terhadap diri-sendiri dan malu terhadap Tuhan jika ingkar terhadap janji-janjinya pada saat kampanye.
Semoga....
Musisi yang terpilih nantinya akan tampil di 12 tempat di indonesia yang memiliki prestasi dan sudah terpilih untuk mendapatkan "Talk Less Do More Award", seperti di Perpustakaan dan Arsip Propinsi Riau, Jembatan Barelang Pekanbaru, Kompleks Ocarina, Taman Baca dan Poly Amin Batam, Batu Pulau Penyu, Museum Kartun Indonesia dan Jati Luwih Bali, Bali FX, Kereta Wisata Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Terminal 1 A SPBU KM 19 serta Cikampek Rasuna Epicentrum. Selain itu juga akan dibangun 12 Monumen Clas Music Heroes di berbagai sudut kota besar di Indonesia, antara lain di Jakarta (FX Mall), Bandung, Semarang (Pandanaran), Jogja, Surabaya, Malang, Makassar (Pantai Losari), Medan, Batam (Simpang Jam), Jambi, Palembang, Pekanbaru, Padang, Lampung dan Denpasar.
Noe, Patub, Dhedot, dan Arian yang baru saja menginjakkan kaki di kampung halaman, setelah sebelumnya berada di Bandung untuk event promo, mendapat undangan mendadak untuk menghadiri perhelatan Class Mild di kawasan bunderan UGM. "Ayo mangkat, neng ngomah yo ngopo....", ajak Patub semangat. Sampai dilokasi tak lebih dari 15 menit, ternyata teman-teman dari Sheila on 7 sudah terlebih dahulu hadir disana. Puncak acara, Letto dan Sheila on 7 diminta untuk membuka kain biru yang menutupi monumen Class Mild setinggi 4 meter yang dibangun di sebelah barat bunderan UGM.
"Ueddaann..... Uapik tenan je dab!!", kata-kata itu terlontar hampir serempak begitu kain biru penutup monumen terbuka. Takjub demi melihat sebuah monumen dengan bentuk seseorang yang sedang membawa gitar dibawahnya, ada juga prasasti mengkilap menyerupai emas dengan bertuliskan nama beberapa musisi seperti Iwan Fals, Melly Goeslow, Sheila on 7, Project pop, Cokelat, Gigi, Andra and The Backbone, Naif, Slank, Efek Rumah Kaca dan masih banyak lagi, serta tak ketinggalan nama Letto pun nongol disitu. Alhamdullilah, kita sama sekali tidak mengira Letto menjadi salah satu penerima penghargaan ini. "Jangankan dapat, untuk masuk nominasi saja tidak terpikir sedikitpun oleh kita", jelas Noe.
Menurut Patub, ini adalah award paling membanggakan yang pernah diterima Letto, karena "Talk Less Do More" bukan hanya sekedar award yang dipilih berdasarkan popularitas atau sms saja. "Talk Less Do More" adalah sebuah peristiwa kebudayaan. Letto dan teman-teman band atau musisi lain yang terpilih, jelas sangat senang dan bangga dengan pemilihan yang dilakukan oleh Class Mild ini.
Harapan kita, event Talk Less Do More menjadi salah satu penggugah event-event lain yang serupa, membudidayakan budaya, dan salah satunya mampu menjadi "semacam pengendali" bagi para calon legislatif di ajang Pemilu 2009 yang akan datang, yang mayoritas "Do Less Talk More", untuk menjadi malu terhadap diri-sendiri dan malu terhadap Tuhan jika ingkar terhadap janji-janjinya pada saat kampanye.
Semoga....
Java Jazz
Java Jazz 2011. Sebuah ajang tahunan yang paling ditunggu-tunggu oleh para panikmat musik Jazz, Java Jazz Festival 2011. Ajang musik Jazz ini merupakan ajang dimana para musisi Jazz bertaraf Internasional dari berbagai negara tampil untuk menyuguhkan musik-musik Jazz kelas dunia.
Tak cuma mereka, para musisi Jazz Indonesia pun akan menampilkan musik dari berbagai daerah di Nusantara. Akan ada musik khas Indonesia akan ada sentuhan Sunda, Minang, Batak, Aceh, Palu, Maluku, dan Jawa.
Alasan ditampilkannya musik Indonesia adalah sebagai perkenalan kepada musisi dari negara lain yang datang ke Indonesia. Mereka bisa mengetahui kekayaan musik Indonesia.
Dalam Java Jazz festival 2011 kali ini, keanekaragaman jenis Jazz mulai dari yang beraliran mainstream, retro, elektronik, sampai yang dipengaruhi kebudayaan lokal seperti Afrika, Latin, Brazil, Italia, dan Timur Tengah, bisa dinikmati.
Java Jazz Festival 2011 akan digelar pada 4, 5, dan 6 Maret 2011 di Hall A2 BNI, Kemayoran, Jakarta. Ajang ini diikuti 40 musisi dan kelompok musik dari 14 negara, termasuk 110 asal Indonesia.
Untuk musisi Internasional tentu jangan dilewatkan penampilan Carlos Santana, George Benson, Corrine Bailey Rae, Fourplay, Los Amigos (India), LLW, DREW, dan Roy Hargrove Quintet. Adapun musisi dari Indonesia yang akan tampil adalah: Sandhy Sondoro, Fariz RM, Feat Barry Likumahua, Erwin Gutawa, Gigi, Tribute To Harry Roesli, Otti Djamalus-Yance Manusama, Endah & Ressa, Andine, dan masih banyak lagi.
Untuk musisi Internasional tentu jangan dilewatkan penampilan Carlos Santana, George Benson, Corrine Bailey Rae, Fourplay, Los Amigos (India), LLW, DREW, dan Roy Hargrove Quintet. Adapun musisi dari Indonesia yang akan tampil adalah: Sandhy Sondoro, Fariz RM, Feat Barry Likumahua, Erwin Gutawa, Gigi, Tribute To Harry Roesli, Otti Djamalus-Yance Manusama, Endah & Ressa, Andine, dan masih banyak lagi.
LA Indiefest
BANDUNG - Setelah menyeleksi ribuan musisi indie, akhirnya terpilih 10 band indie dalam LA Lights Indiefest Festivesound 2010. Para pemenang ini dibuatkan sebuah kompilasi yang berjudul LA Lights Compilation vol 4.
Mereka adalah Gecko (Bali), Lars (Jakarta), Sandra (Jakarta), Dharma (Yogyakarta), Coffee Reaggae Stone (Bandung), Pyschofun (Bali), Black Stocking (Yogyakarta), Arah (Jakarta), Eiffel (Yogyakarta), Mortified (Bandung).
"Kita sudah melahirkan artis yang berpotensi. Selama empat tahun kita buat itu. Dari proses penjurian, kita mendapatkan anak muda yang berbakat. Yang mempunyai potensi musikalitas, kita gabungkan. Semua musik ada di dalamnya," ucap Irwan Edianto, panitia penyelenggara saat ditemui di LA Lights Indiefest Festivesound 2010, di Prefere 72, Jalan Ir H Djuanda, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/3/2010).
Dalam menentukan pemenang, ternyata juri sempat ribut. Mereka berdebat mempertahankan argumen soal siapa band yang layak jadi pemenang. "Para juri sempat ribut internal. Tapi kita punya pilihan yang mewakili Indiefest 2010 ini. Menggabungkan isi kepala juri memang agak susah. Masing-masing juri punya cara menilai tersendiri," urai salah satu juri, Derry Laksamana, dari A&R Universal Music Indonesia.
Derry memberikan bocoran soal kriteria penjurian. Beberapa poin yang menyumbangkan nilai di mata juri adalah kreatifitas lagu, penampilan, dan pengemasan video. Kemudian peserta diundang untuk live audition di depan juri untuk dilihat kemampuannya secara langsung.
"Tidak mesti jago, tapi kita lihat penguasaan panggung. Banyak band peserta yang lagunya bagus, tapi penguasaan panggungnya kurang bagus. Akhirnya dipilih 10 band. Semoga ini yang terbaik dari juri. Semoga ke depan, band-band ini ada yang bisa eksis di industri musik dan melebihi pemenang tahun sebelumnya," harap Derry.(ang)
Mereka adalah Gecko (Bali), Lars (Jakarta), Sandra (Jakarta), Dharma (Yogyakarta), Coffee Reaggae Stone (Bandung), Pyschofun (Bali), Black Stocking (Yogyakarta), Arah (Jakarta), Eiffel (Yogyakarta), Mortified (Bandung).
"Kita sudah melahirkan artis yang berpotensi. Selama empat tahun kita buat itu. Dari proses penjurian, kita mendapatkan anak muda yang berbakat. Yang mempunyai potensi musikalitas, kita gabungkan. Semua musik ada di dalamnya," ucap Irwan Edianto, panitia penyelenggara saat ditemui di LA Lights Indiefest Festivesound 2010, di Prefere 72, Jalan Ir H Djuanda, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/3/2010).
Dalam menentukan pemenang, ternyata juri sempat ribut. Mereka berdebat mempertahankan argumen soal siapa band yang layak jadi pemenang. "Para juri sempat ribut internal. Tapi kita punya pilihan yang mewakili Indiefest 2010 ini. Menggabungkan isi kepala juri memang agak susah. Masing-masing juri punya cara menilai tersendiri," urai salah satu juri, Derry Laksamana, dari A&R Universal Music Indonesia.
Derry memberikan bocoran soal kriteria penjurian. Beberapa poin yang menyumbangkan nilai di mata juri adalah kreatifitas lagu, penampilan, dan pengemasan video. Kemudian peserta diundang untuk live audition di depan juri untuk dilihat kemampuannya secara langsung.
"Tidak mesti jago, tapi kita lihat penguasaan panggung. Banyak band peserta yang lagunya bagus, tapi penguasaan panggungnya kurang bagus. Akhirnya dipilih 10 band. Semoga ini yang terbaik dari juri. Semoga ke depan, band-band ini ada yang bisa eksis di industri musik dan melebihi pemenang tahun sebelumnya," harap Derry.(ang)
java rockin land
Sewaktu Java Festival Production (JFP) mengumumkan daftar sementara grup rock internasional yang bakal tampil di Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land 2011, salah satu pertanyaan yang kerap muncul di media sosial adalah, apakah The Cranberries bakal datang dengan vokalis Dolores O'Riordan. Sebenarnya, JFP tertarik mengundang grup ini ke festival rock produknya justru karena The Cranberries reuni kembali, lengkap dengan vokalis aslinya.
Info terakhir yang dapat dilihat di website The Cranberries adalah grup ini baru saja menyelesaikan rekaman studio untuk album baru mereka tanggal 24 Mei kemarin. Jadi, besar kemungkinan penonton Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land 2011 pada tanggal 23 Juli dapat mendengar beberapa lagu dari album terbaru The Cranberries.
Sejauh ini telah ada 14 grup band internasional dan 60 grup Indonesia yang telah memberikan konfirmasinya untuk tampil pada Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land 2011 pada tanggal 22, 23 dan 24 Juli 2011, di Pantai Carnaval Ancol.
Beberapa yang bisa disebutkan adalah The Cranberries, The Dirt Radicals, Ed Kowalczyk of LIVE, 30 Seconds to Mars, Neon Trees, Loudness, We Are Scientists, Happy Mondays, Blood Red Shoes, Young the Giant, Good Charlotte, Franco, Frente dan Helloween yang datang dari berbagai negara.
Sedangkan beberapa grup rock Indonesia yang sementara ini telah sepakat akan tampil antara lain adalah God Bless, Cupumanik, Edane, Power Metal, 7 Deadly Sins, The Morning After, Closehead, Parau, Speak Up, Step Forward, Power Slave, X-Shibuya, March No Label, Devide, Master Wu, Morfem, Dried Cassava, Fable, Alone At Last dan Munthe. Daftar grup rock yang bakal tampil akan terus bertambah.
Beberapa Hal yang Unik
Entah disengaja atau semata karena kecocokan, grup rock itu sering anggotanya kakak-beradik. Paling tidak ada empat grup rock yang hadir di Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land 2011 memiliki anggota kakak-beradik, The Cranberries (Noel dan Mike Hogan), 30 Seconds to Mars (Shannon dan Jared Leto), The Dirt Radicals (Matt dan Sam Cooper), dan Good Charlotte (Joel dan Benji Madden). Sementara grup Happy Mondays didirikan oleh kakak beradik Shaun dan Paul Ryder (Paul sudah tidak bersama Happy Mondays), sedangkan Ed Kowalczyk, sejak bersama grup LIVE, sering bermain dengan adiknya, Adam Kowalczyk, sebagai additional player.
Tahun 2011 adalah tahun yang istimewa bagi grup rock legendaris Jepang, Loudness. Mereka merayakan usia ke-30 tahun ini. Selama bulan Mei � Juni, Loudness tur keliling Amerika Serikat sebagai perayaan. Loudness adalah grup rock Jepang yang mencetak kesuksesan di daratan Amerika.
Munculnya nama Blood Red Shoes di daftar grup penampil, membuat penggemarnya di Hong Kong buru-buru membeli tiket Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land sejak bulan Mei. Sedangkan bagi penggemar grup rock Good Charlotte, penampilan mereka pada hari terakhir Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land 2011, Minggu 24 Juli, menjadi pelipur kekecewaan fans-nya, karena batal tampil di Bali bulan April lalu.
Website dan Media Sosial Menggemakan Rock
Bila Indonesia, Jakarta khususnya, mulai dikenal sebagai tempat tujuan pencinta musik jazz, kini saatnya menggemakan Jakarta sebagai kota tujuan pencinta musik rock di seluruh dunia.
Saat nama Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land dicantumkan di official website grup internasional, dan diperbincangkan melalui media sosial, maka makin luaslah penyebaran nama Jakarta sebagai kota festival musik dan Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land sebagai festival rock internasional.
Banyak rock festival goers yang menyerukan Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land di sosial media, bakal mendorong promosi bahwa di Indonesia ada festival musik rock internasional yang bergengsi.
Let's Rock the World of Rock!
Info terakhir yang dapat dilihat di website The Cranberries adalah grup ini baru saja menyelesaikan rekaman studio untuk album baru mereka tanggal 24 Mei kemarin. Jadi, besar kemungkinan penonton Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land 2011 pada tanggal 23 Juli dapat mendengar beberapa lagu dari album terbaru The Cranberries.
Sejauh ini telah ada 14 grup band internasional dan 60 grup Indonesia yang telah memberikan konfirmasinya untuk tampil pada Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land 2011 pada tanggal 22, 23 dan 24 Juli 2011, di Pantai Carnaval Ancol.
Beberapa yang bisa disebutkan adalah The Cranberries, The Dirt Radicals, Ed Kowalczyk of LIVE, 30 Seconds to Mars, Neon Trees, Loudness, We Are Scientists, Happy Mondays, Blood Red Shoes, Young the Giant, Good Charlotte, Franco, Frente dan Helloween yang datang dari berbagai negara.
Sedangkan beberapa grup rock Indonesia yang sementara ini telah sepakat akan tampil antara lain adalah God Bless, Cupumanik, Edane, Power Metal, 7 Deadly Sins, The Morning After, Closehead, Parau, Speak Up, Step Forward, Power Slave, X-Shibuya, March No Label, Devide, Master Wu, Morfem, Dried Cassava, Fable, Alone At Last dan Munthe. Daftar grup rock yang bakal tampil akan terus bertambah.
Beberapa Hal yang Unik
Entah disengaja atau semata karena kecocokan, grup rock itu sering anggotanya kakak-beradik. Paling tidak ada empat grup rock yang hadir di Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land 2011 memiliki anggota kakak-beradik, The Cranberries (Noel dan Mike Hogan), 30 Seconds to Mars (Shannon dan Jared Leto), The Dirt Radicals (Matt dan Sam Cooper), dan Good Charlotte (Joel dan Benji Madden). Sementara grup Happy Mondays didirikan oleh kakak beradik Shaun dan Paul Ryder (Paul sudah tidak bersama Happy Mondays), sedangkan Ed Kowalczyk, sejak bersama grup LIVE, sering bermain dengan adiknya, Adam Kowalczyk, sebagai additional player.
Tahun 2011 adalah tahun yang istimewa bagi grup rock legendaris Jepang, Loudness. Mereka merayakan usia ke-30 tahun ini. Selama bulan Mei � Juni, Loudness tur keliling Amerika Serikat sebagai perayaan. Loudness adalah grup rock Jepang yang mencetak kesuksesan di daratan Amerika.
Munculnya nama Blood Red Shoes di daftar grup penampil, membuat penggemarnya di Hong Kong buru-buru membeli tiket Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land sejak bulan Mei. Sedangkan bagi penggemar grup rock Good Charlotte, penampilan mereka pada hari terakhir Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land 2011, Minggu 24 Juli, menjadi pelipur kekecewaan fans-nya, karena batal tampil di Bali bulan April lalu.
Website dan Media Sosial Menggemakan Rock
Bila Indonesia, Jakarta khususnya, mulai dikenal sebagai tempat tujuan pencinta musik jazz, kini saatnya menggemakan Jakarta sebagai kota tujuan pencinta musik rock di seluruh dunia.
Saat nama Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land dicantumkan di official website grup internasional, dan diperbincangkan melalui media sosial, maka makin luaslah penyebaran nama Jakarta sebagai kota festival musik dan Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land sebagai festival rock internasional.
Banyak rock festival goers yang menyerukan Gudang Garam InterMusic Java Rockin'land di sosial media, bakal mendorong promosi bahwa di Indonesia ada festival musik rock internasional yang bergengsi.
Let's Rock the World of Rock!
barry likumahuwa project
Elseos Jeberani Emanuel Likumahuwa atau lebih dikenal dengan nama Barry Likumahuwa bisa jadi telah menjadi pemain bass negeri ini yang mulai diperhitungkan eksistensinya. Darah seni dari kedua orang tuanya, Benny dan Ria Likumahuwa memberinya akses positif untuk berkarir di dunia musik. Barry pun mendapat banyak kesempatan belajar dari musisi senior dan menjadi player di banyak pertunjukan atau sesi rekaman. Profil pemain bass muda yang ditampilkan jujur apa adanya serta betotan bassnya yang bermain di wilayah funk menjadi senjata untuk mencairkan anggapan jazz musik ekslusif orang tua dan sulit untuk dinikmati.
Wadah idealis pria kelahiran Jakarta, 14 Juni 1983 ini adalah sebuah grup yang ia dirikan pada November 2006 dengan nama Barry Likumahuwa Project. Bersama Nikita Dompas (electric guitar), Dennis Junio (alto saxophone), Doni Joesran (keyboards, piano), Jonas Wang (drums), dan vokalis Matthew Sayersz menampilkan fusion jazz music, sebagai kombinasi dari funk/soul rhythm, harmony dan melody jazz, yang kesemuanya itu di blending dengan rock n’ roll attitude.
Dengan amunisi di album yang berjudul “Goodspell” (Fourth Monkey 2008) itu, membuat langkah BLP ringan diterima di festival jazz, acara komunitas sampai pensi-pensi sekolah. Kiprah internasional BLP antara lain adalah ketika mereka tampil di Taichung International Jazz Festival Keenam di Taichung, Taiwan. Saat ini BLP sedang mempersiapkan album ke dua mereka.
Wadah idealis pria kelahiran Jakarta, 14 Juni 1983 ini adalah sebuah grup yang ia dirikan pada November 2006 dengan nama Barry Likumahuwa Project. Bersama Nikita Dompas (electric guitar), Dennis Junio (alto saxophone), Doni Joesran (keyboards, piano), Jonas Wang (drums), dan vokalis Matthew Sayersz menampilkan fusion jazz music, sebagai kombinasi dari funk/soul rhythm, harmony dan melody jazz, yang kesemuanya itu di blending dengan rock n’ roll attitude.
Dengan amunisi di album yang berjudul “Goodspell” (Fourth Monkey 2008) itu, membuat langkah BLP ringan diterima di festival jazz, acara komunitas sampai pensi-pensi sekolah. Kiprah internasional BLP antara lain adalah ketika mereka tampil di Taichung International Jazz Festival Keenam di Taichung, Taiwan. Saat ini BLP sedang mempersiapkan album ke dua mereka.
djarum.tbk
PT Djarum adalah sebuah perusahaan rokok di indonesia yang bermarkas di kudus, Jawa tengah indonesia.
Sejarah Djarum berawal saat Oei Wie Guan membeli usaha kecil dalam bidang kretek bernama Djarum Gramophon pada tahun 1951 dan mengubah namanya menjadi Djarum. Oei mulai memasarkan kretek dengan merek "Djarum" yang ternyata sukses di pasaran. Setelah kebakaran hampir memusnahkan perusahaan pada tahun 1963 (Oei meninggal tak lama kemudian), Djarum kembali bangkit dan memodernisasikan peralatan di pabriknya. Pada tahun 1972 Djarum mulai mengeskpor produk rokoknya ke luar negeri. Tiga tahun kemudian Djarum memasarkan Djarum Filter, merek pertamanya yang diproduksi menggunakan mesin, diikuti merek Djarum Super yang diperkenalkan pada tahun 1981. Saat ini Djarum dipimpin Budi Hartono dan Bambang Hartono, yang dua-duanya merupakan putra Oei.
Selain dunia rokok, Djarum juga dikenal aktif terlibat dalam dunia bulu tangkis. Klub bulu tangkisnya, PB Djarum, telah menghasilkan pemain-pemain kelas dunia seperti Liem Swie King dan Alan Budikusuma. Selain itu, sejak tahun 1998 perusahaan Djarum juga telah menguasai sebagian besar saham BCA.
Sejarah Djarum berawal saat Oei Wie Guan membeli usaha kecil dalam bidang kretek bernama Djarum Gramophon pada tahun 1951 dan mengubah namanya menjadi Djarum. Oei mulai memasarkan kretek dengan merek "Djarum" yang ternyata sukses di pasaran. Setelah kebakaran hampir memusnahkan perusahaan pada tahun 1963 (Oei meninggal tak lama kemudian), Djarum kembali bangkit dan memodernisasikan peralatan di pabriknya. Pada tahun 1972 Djarum mulai mengeskpor produk rokoknya ke luar negeri. Tiga tahun kemudian Djarum memasarkan Djarum Filter, merek pertamanya yang diproduksi menggunakan mesin, diikuti merek Djarum Super yang diperkenalkan pada tahun 1981. Saat ini Djarum dipimpin Budi Hartono dan Bambang Hartono, yang dua-duanya merupakan putra Oei.
Selain dunia rokok, Djarum juga dikenal aktif terlibat dalam dunia bulu tangkis. Klub bulu tangkisnya, PB Djarum, telah menghasilkan pemain-pemain kelas dunia seperti Liem Swie King dan Alan Budikusuma. Selain itu, sejak tahun 1998 perusahaan Djarum juga telah menguasai sebagian besar saham BCA.
Langganan:
Postingan (Atom)